
Hewlett Packard, salah satu perusahaan skala dunia yang bergerak di bidang teknologi, hari ini bertempat di Mercantile Club, Wisma BCA lt 18 memperkenalkan teknologi, solusi, serta pilihan layanan dan dukungan bagi pelanggan enterprise.
Agar dapat bertahan pada masa krisis yang berkepanjangan sekarang ini, perusahaan-perusahaan menjalankan sejumlah langkah-langkah strategis. Langkah seperti peningkatan sproses bisnis yang ada, mengurangi biaya-biaya yang dikeluarkan, serta meningkatkan efektifitas individu yang ada di kantor.
Bagi perusahaan besar, biaya imaging dan printing terkadang memang tidak begitu terasa. Pada kenyataannya, biaya yang harus dikeluarkan perusahaan sebenarnya cukup besar. Dalam prakteknya kesalahan pada proses printing juga masih cukup banyak sehingga mengharuskan karyawan untuk melakukan print ulang. Bisa dibayangkan berapa banyak kertas yang terbuang dan juga waktu yang terpakai. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh HP melalui acara tersebut untuk mengatasi masalah tersebut adalah Hewlett Packard Managed Print Service (MPS).
Banyak kemudahan yang dapat diberikan melalui program HP MPS ini. Perusahaan yang menggunakan program ini sudah tidak perlu membeli peralatan lagi. Semua peralatan akan disediakan dari pihak HP. Bila terjadi kerusakan pada alat, perusahaan hanya perlu melaporkan hal tersebut pada HP dan mereka akan mengirimkan teknisi untuk memperbaiki alat yang rusak tersebut.
Untuk biaya yang dikeluarkan, perusahaan hanya perlu membayar per halaman yang dicetak. Dokumen yang dicetak juga bisa diatur oleh manajer IT perusahaan tersebut, agar tidak terjadi penyalahgunaan printer oleh karyawan (terkadang karyawan gemar menggunakan printer untuk kepentingan pribadi). Dengan menggunakan program MPS, HP meyakini akan terjadi penghematan biaya hingga 30%.
Agar dapat bertahan pada masa krisis yang berkepanjangan sekarang ini, perusahaan-perusahaan menjalankan sejumlah langkah-langkah strategis. Langkah seperti peningkatan sproses bisnis yang ada, mengurangi biaya-biaya yang dikeluarkan, serta meningkatkan efektifitas individu yang ada di kantor.
Bagi perusahaan besar, biaya imaging dan printing terkadang memang tidak begitu terasa. Pada kenyataannya, biaya yang harus dikeluarkan perusahaan sebenarnya cukup besar. Dalam prakteknya kesalahan pada proses printing juga masih cukup banyak sehingga mengharuskan karyawan untuk melakukan print ulang. Bisa dibayangkan berapa banyak kertas yang terbuang dan juga waktu yang terpakai. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh HP melalui acara tersebut untuk mengatasi masalah tersebut adalah Hewlett Packard Managed Print Service (MPS).
Banyak kemudahan yang dapat diberikan melalui program HP MPS ini. Perusahaan yang menggunakan program ini sudah tidak perlu membeli peralatan lagi. Semua peralatan akan disediakan dari pihak HP. Bila terjadi kerusakan pada alat, perusahaan hanya perlu melaporkan hal tersebut pada HP dan mereka akan mengirimkan teknisi untuk memperbaiki alat yang rusak tersebut.
Untuk biaya yang dikeluarkan, perusahaan hanya perlu membayar per halaman yang dicetak. Dokumen yang dicetak juga bisa diatur oleh manajer IT perusahaan tersebut, agar tidak terjadi penyalahgunaan printer oleh karyawan (terkadang karyawan gemar menggunakan printer untuk kepentingan pribadi). Dengan menggunakan program MPS, HP meyakini akan terjadi penghematan biaya hingga 30%.


